4 Jenis Kayu Dengan Aroma Paling Harum
Jenis kayu harum - Kayu pada umumnya kerap digunakan untuk kebutuhan konstruksi bangunan, furniture, kerajinan tangan, dan aksesoris.
Namun, ternyata ada juga beberapa jenis kayu yang selalu dimanfaatkan untuk kebutuhan wewangian seperti parfum maupun aromaterapi lho.
Ya, sebab jenis-jenis kayu tersebut memiliki aroma harum yang begitu menarik. Jenis kayu apa sajakah itu?
Nah, biar gak penasaran mending simak langsung ulasannya dibawah ini.
4 Jenis Kayu Harum
1. Kayu Cendana
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa cendana merupakan salah satu jenis kayu dengan aroma harum yang paling populer didunia.
Ya, aroma dari kayu cendana dikenal dengan nama Sandalwood yang dapat menciptakan kesan kelembutan, hangat, dan agak manis.
Aroma harumnya berasal dari minyak esensial yang terkandung didalam kayu, sehingga bisa bertahan lama.
Adapun keberadaan kayu cendana yang banyak dijumpai di daerah Nusa Tenggara Timur dengan dua tipe berbeda, yakni cendana merah dan cendana putih.
Berkat aromanya yang khas, kayu ini selalu menjadi pilihan utama untuk dijadikan parfum, aromaterapi, dan dupa.
Tak hanya parfum, kayu cendana juga ideal digunakan untuk kebutuhan kerajinan tangan maupun aksesoris.
Artikel Menarik Lainnya: Kayu Ulin Kalimantan yang Sekeras Besi
2. Kayu Kamper
Sesuai dengan namanya, jenis kayu yang satu ini memiliki aroma khas seperti kapur barus alami atau kamper.
Nah, aroma inilah yang membuatnya tidak disukai oleh rayap sehingga cocok digunakan untuk konstruksi semi outdoor.
Aroma kampernya berasal dari kandungan senyawa alami yang terkandung didalam serat kayu.
Menurut kabar yang beredar, aroma Kayu Kamper bisa bertahan cukup lama lho. Bahkan pada furniture yang sudah puluhan tahun digunakan, aroma kampernya tetap terasa.
Disisi lain, Kayu Kamper memiliki tekstur yang cukup kokoh dan stabil.
3. Kayu Cedar
Aroma dari Kayu Cedar cenderung menyegarkan, hangat, serta cukup manis. Ya, aroma ini berasal dari kandungan minyak esensial yang terkandung di dalam serat kayunya.
Pada pengaplikasiannya, Kayu Cedar kerap dimanfaatkan untuk dijadikan lemari, rak, kotak penyimpanan, hingga panel interior rumah.
Dengan aroma khas alaminya, Kayu Cedar akan terlindungi dari serangan rayap, ngengat, maupun hama kayu lainnya.
Itu sebabnya, mengapa Kayu Cedar banyak dijadikan lemari pakaian karena kemampuannya yang dapat menjaga kesegaran ruang penyimpanan.
Bahkan, aroma kayu cedar juga biasa digunakan untuk bahan pembuatan sauna karena aromanya yang dapat menciptakan sensasi relaksasi.
Secara tampilan visual, Kayu Cedar mengusung warna kemerahan dengan pola serat yang halus.
Baca juga: Berikut 5 Jenis Kayu Tahan Air
4. Kayu Gaharu
Jenis kayu dengan aroma harum berikutnya yang menarik untuk dibahas, yakni Kayu Gaharu.
Aroma dari kayu ini akan memberikan nuansa kehangatan, manis, dan dramatis yang sulit ditemui pada aroma kayu lainnya.
Untuk menciptakan aroma harumnya, pohon gaharu sengaja dibuat cacat dengan cara disayat dan dibiarkan cukup lama agar mengalami infeksi alami.
Nantinya, proses tersebut akan menghasilkan resin yang memiliki aroma harum dan bernilai tinggi.
Di Kawasan Timur Tengah, Kayu Gaharu biasa digunakan sebagai aromaterapi karena wanginya yang dapat menciptakan sensasi ketenangan.
Tak hanya aromaterapi, kayu ini juga sering digunakan untuk pembuatan parfum dan dupa.
Namun, kayu gaharu jarang digunakan untuk kebutuhan konstruksi atau furniture karena harganya yang sangat mahal.
Nah, itu dia beberapa jenis kayu yang memiliki aroma paling harum. Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan salah satu jenis kayu tersebut?




