Serba-Serbi Pagar Kayu Bengkirai yang Menarik Untuk Dibahas
Pagar kayu bengkirai - Hingga sampai saat ini kayu masih tetap menjadi andalan untuk berbagai kebutuhan eksterior bangunan, termasuk pagar.
Selain karena tampilannya yang menarik, pagar kayu juga memiliki sifat fleksibel yang membuatnya mudah dibentuk atau diukir sesuai selera.
Bengkirai merupakan salah satu jenis kayu yang kerap dimanfaatkan untuk pembuatan pagar.
Lantas, mengapa harus kayu bengkirai?
Karakteristik Kayu Bengkirai
Kayu ini berasal dari kawasan hutan tropis yang banyak dijumpai di daerah Kalimantan.
Ia dikenal karena serat kayunya yang begitu padat dan rapat, sehingga mampu menahan beban, benturan, dan perubahan cuaca ekstrim.
Berkat teksturnya yang padat, kayu bengkirai tidak mudah melengkung maupun retak ketika dipasang dengan Teknik yang tepat.
Disisi lain, kayu bengkirai juga memiliki ketahanan alami yang cukup baik terhadap serangan jamur dan rayap.
Baca selengkapnya: Karakterstik Kayu Bengkirai
Keunggulan Pagar Kayu Bengkirai
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa salah satu keunggulan Pagar Kayu Bengkirai terdapat pada daya tahannya yang mumpuni.
Jika dibandingkan dengan tipe kayu lunak, bengkirai terbukti mampu bertahan selama puluhan tahun meski sering terpapar panas matahari dan jujan secara langsung.

Secara visual, Pagar Kayu Bengkirai dapat menciptakan kesan natural dan kehangatan berkat tampilan warnanya yang kuning kecokelatan.
Terlebih jika dipadukan dengan taman atau lanskap rumah, sehingga keberadaan Pagar Kayu Bengkirai semakin mempercantik eksterior.
Meski bertekstur keras, faktanya Pagar Kayu Bengkirai cukup mudah dibentuk menjadi berbagai desain pagar, entah itu gaya minimalis horizontal, vertikal klasik, hingga detail yang rumit.
Dengan begitu, anda bisa menyesuaikan bentuk pagar dengan konsep arsitektur bangunan.
Kekurangan Pagar Kayu Bengkirai
Dibalik keunggulannya, terdapat juga beberapa kekurangan dari Pagar Kayu Bengkirai yang harus diketahui.
Pertama, Pagar Kayu Bengkirai akan mengalami perubahan warna seiring waktu pemakaian akibat paparan sinar matahari secara menerus.
Ya, warnanya berubah menjadi cokelat gelap dan abu-abu keperakan, sehingga harus diberi lapisan finishing untuk menjaga tampilan warna alaminya.
Tak hanya itu, bobot kayu bengkirai juga relatif berat yang tentunya membutuhhkan struktur rangka kokoh dan tenaga ekstra.
Dari segi harga, bahkan kayu bengkirai cenderung mahal dibandingkan dengan kayu kelas menengah.
Meski harganya mahal, hal tersebut sangat sebanding dengan tingkat kekuatan dan ketahanan kayu bengkirai yang begitu baik.
Baca juga: Jenis Pagar Kawat
Tips Merawat Pagar Kayu Bengkirai
Agar Pagar Kayu Bengkirai tetap awet dan terlihat menarik, tentunya dibutuhkan perawatan rutin.
Adapun berbagai tips merawat Pagar Kayu Bengkirai yang bisa anda lakukan seperti berikut:
- Lapisi dengan coating pelindung seperti wood stain agar lebih tahan terhadap sinar UV dan kelembapan
- Penting juga untuk melakukan coating ulang setiap 1-2 tahun penggunaan (tergantung kondisi cuaca)
- Bersihkan permukaan pagar secara berkala dari debu maupun lumut dengan menggunakan sikat lembut dan air bersih
- Pastikan juga memiliki sistem drainase disekitar pagar, agar kayunya tidak terus-menerus tergenang air
- Apabila terdapat retakan kecil, cepat lakukan perbaikan dan coating ulang guna mencegah kerusakan yang lebih parah
Melalui perawatan yang tepat, pastinya Pagar Kayu Bengkirai bisa bertahan selama puluhan tahun tanpa mengalami kerusakan yang signifikan.
Demikianlah penjelasan singkat seputar seluk beluk Pagar Kayu Bengkirai, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan penambah wawasan.
Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan Pagar Kayu Bengkirai?



