Ini Alasan Lantai Kayu Matoa Tidak Cocok Untuk Outdoor
Lantai kayu matoa - Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kayu matoa mulai banyak diminati untuk kebutuhan interior, termasuk lantai kayu.
Ya, sebab lantai kayu matoa memiliki tampilan visual yang dapat menyuguhkan kesan hangat, natural, dan elegan.
Akan tetapi, lantai kayu matoa tidak direkomendasikan untuk penggunaan di area outdoor atau luar ruangan.
Lantas, mengapa lantai kayu matoa tidak cocok untuk outdoor? Nah, biar gak penasaran mending simak langsung penjelasannya dibawah ini.
4 Faktor Lantai Kayu Matoa Tidak Cocok Untuk Outdoor
1. Daya Tahan Terhadap Cuaca yang Terbatas
Salah satu alasan mengapa lantai kayu matoa tidak cocok untuk outdoor, yakni tidak terlalu tahan terhadap paparan sinar matahari dan air hujan langsung dalam jangka panjang.
Apabila dipasang di area outdoor tanpa adanya atap kanopi, maka lantai kayu matoa lebih cepat mengalami perubahan warna, timbul retakan, hingga melengkung.
Begitupun ketika terkena paparan sinar matahari secara menerus yang bisa merusak struktur permukaan kayu, membuatnya kusam, serta tidak rata.
Sedangkan paparan air hujan akan mempercepat proses pelapukan, sehingga lantai kayu matoa tampak berjamur dan keropos.
Untuk penggunaan outdoor, disarankan menggunakan decking kayu karena terbukti tahan cuaca dan rayap.
Baca selengkapnya: Decking Kayu Outdoor
2. Sensitif Terhadap Kelembapan Tinggi
Saat tingkat kelembapan mulai meningkat, kayu matoa biasanya lebih mudah menyerap air, kemudian ketika udara kering akan melepaskannya kembali.
Nah, proses tersebutlah yang menyebabkan lantai kayu matoa rentan mengalami pemuaian dan penyusutan.
Jika kondisi ini terjadi dalam jangka panjang, tentu lantai kayu akan bergelombang, sambungan antar papannya terbuka, hingga terjadi keretakan.
Masalah ini tak hanya mengurangi tampilan lantai kayu, namun juga mengurangi tingkat keamanan dan kenyamanan bagi penggunanya.
3. Daya Tahan Alami yang Terbatas
Akibat paparan air hujan yang berlebih, tentunya area outdoor lebih lembab sehingga menjadi tempat tumbuhnya bagi jamur, lumut, serta hama serangga perusak kayu.
Tanpa sentuhan finishing khusus dan perawatan yang berkala, pastinya lantai kayu matoa sangat berisiko terserang jamur maupun rayap.
Pada penggunaan outdoor dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa merusak struktur kayu dari dalam, sehingga usia pakainya menjadi lebih pendek.
Meski sudah diberi finishing dan perawatan berkala, namun efek perlindungannya terhadap lantai kayu matoa tidak terlalu signifikan.
Baca juga: Lantai Kayu Untuk Kolam Renang
4. Biaya Perawatan yang Relatif Tinggi
Apabila anda tetap ingin menggunakan lantai kayu matoa di area outdoor, maka harus siap dengan biaya perawatannya yang lebih tinggi.
Ya, untuk menjaga kualitasnya secara keseluruhan, lantai kayu matoa harus sering diberi coating ulang, dibersihkan secara rutin, serta pemeriksaan dari potensi kerusakan akibat cuaca dan hal lainnya.
Maka dari itu, diperlukan perawatan secara konsisten untuk meminimalisir berbagai kerusakan.
Pada banyak kasus, biaya perawatan lantai kayu matoa dalam jangka panjang justru bisa lebih tinggi ketimbang penggunaan decking kayu.
Dengan kata lain, lantai kayu matoa memang dirancang khusus untuk penggunaan indoor saja.
Nah, itu dia beberapa alasan yang membuat lantai kayu matoa tidak cocok dipasang di area outdoor.
Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan lantai kayu matoa?
Adapun produk lantai kayu matoa yang tersedia berukuran 1,8 x 9 x 105 (only) dengan harga Rp 420 ribu per meter persegi.
Harga tersebut hanya berlaku untuk materialnya saja, dan belum termasuk dengan jasa pasang.
Segera hubungi marketing 0812 2042 004 untuk info lengkapnya!




